Di mall dia dipanggil oleh SPG atau orang yang lewat “Dora .. dora …”, cukup beralasan karena rambutnya mirip Dora. Kadang-kadang orang memanggilnya “Baim ….”, karena pipinya mirip Baim anak kecil di sinetron cerita SMA. Waktu rambutnya belum tumbuh dia dipanggil “Gundul…”. Entah karena alasan apa ia juga pernah dipanggil “CImonk….”, yang tentu saja mengundang protes Kakeknya yang biasa dipanggilnya “Anang”. ”Itu panggilan yang jelek, nanti kebiasaan sampe besar dipanggil itu”, Anang mengungkapkan ketidak setujuannya. Mungkin karena gemas melihat kegendutannya, kadang-kadang dia dipanggil ”Gendut …” oleh paman dan bibinya. Untuk yang satu ini dia menolak dengan berkata, “Kok Gendut sih ….. Aflah, nama teteh AFLAH”, ia menunjuk-nunjuk dadanya sendiri. Dan ia akan melanjutkan dengan kalimat, “Syapa namanya? Tsaabitah Aflaha… di mana lumahnya? belum punya lumah”.Apa arti sebuah nama? nama adalah doa. Doa orang tua untuk anaknya, agar menjadi seperti yang diharapkan. Butuh waktu seminggu untuk meyakinkan diri bahwa Tsaabitah Aflaha adalah nama yang cocok untuk bayi perempuan dengan suara tangis yang besar, yang kebetulan lahir di malam pertandingan piala dunia. Awalnya ia akan diberi nama Alya Aflaha. Alya berarti wanita yang cantik, pintar, lembut dan cerdas. Melihat kegagahannya, nama Alya terlalu manis. Diberilah ia nama Tsaabitah yang berarti wanita kuat, berani, tangguh, yang mampu berlaku adil. Dalam beberapa ayat di dalam Surah Al Qur’an Allah berfirman “Qod Aflaha …….”, yang berarti orang yang beruntung. Jadilah ia, Tsaabitah Aflaha, wanita kuat, berani, tangguh dan adil yang beruntung.
Aflaha sudah berumur 2,5 tahun sekarang. Satu saat mungkin ia akan bertanya, “Napa di kasyih nama Aflah .. napa ndak Pletty aja?” Seperti kemarin saat ia bertanya, “Napa Ummi kelja di kantol itu, napa ndak di syekolah aja?”…
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.